: Mari Memperbaiki Diri

Alhamdulillah, kita masih diberi umur panjang sehingga berkesempatan bisa bertemu dengan tamu agung. Tamu agung ini adalah bulan Ramadhan yang kehadirannya selalu ditunggu-tunggu dan dirindukan oleh umat Islam di seluruh dunia. Tahun ini, tamu agung itu, insya Allah, akan datang pada Rabu lusa (11/08).

Ya, tamu agung atau bulan Ramadhan ini selalu kita rindukan kehadirannya. Kita rindukan karena ia menjadi sarana bagi umat Islam untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas hidup. Selama sebulan penuh, segala amal ibadah dilipatgandakan pahalanya dan dosa-dosa diampuni.

Namun, semua itu tentulah tidak otomatis atau serta-merta. Dosa diampuni dan pahala dilipatgandakan hanya apabila kita mau memanfaatkan sungguh-sungguh kesempatan yang tidak setiap bulan kedatangannya. Bukan hanya puasa dan tarawih, tapi juga memperbanyak ibadah-ibadah ritual lainnya. Termasuk, memperbaiki dan merutinkan diri untuk melaksanakan shalat fardhu yang, barangkali di antara kita ada yang masih ‘bolong-bolong’ dalam menjalankannya.

Selain ibadah ritual, bulan Ramadhan juga kesempatan bagi kita untuk memparalelkan dan menyelaraskan antara kesalehan ritual dan kesalehan sosial. Di luar Ramadhan, barangkali kedua hal ini kurang seimbang. Nah, selama bulan suci inilah, saatnya kita memperbanyak ibadah ritual dan amal sosial. Yang terakhir ini bisa dalam bentuk memberi makanan dan minuman untuk berbuka kepada orang lain. Lalu, kita juga memberi santunan kepada kaum dhuafa di sekitar kita, memperbanyak infak, sedekah, dan lainnya.

Yang tak kalah pentingnya adalah memperbaiki perilaku sehari-hari kita. Harus diakui, banyak di antara kita yang ibadah ritualnya belum tecermin pada perilaku sehari-hari. Sebagai contoh kecil saja, setiap shalat selalu kita akhiri dengan mengucapkan kedamaian buat kalian (assalamualaikum) sambil menengok ke kanan dan ke kiri dengan ucapan yang sama. Kita memahami bahwa ucapan salam sambil tengok kanan dan kiri itu sangat simbolis.

Intinya, setiap orang Islam diperintahkan untuk menciptakan kedamaian di lingkungannya. Dari lingkungan yang terkecil sesama jamaah shalat, di keluarga, tetangga, serta teman-teman di lingkungan kerja hingga kedamaian sesama umat Islam dan sesama umat manusia. Kita dilarang berbuat kegaduhan dan anarkistis. Faktanya, kekerasan dan anarkisme masih menjadi bagian dalam keseharian bangsa ini.

Contoh lainnya tentu saja masih banyak. Dengan kata lain, banyak di antara kita yang perilaku sehari-harinya masih sangat bertentangan dengan perintah agama yang ada dalam bacaan shalat misalnya. Hal tersebut tentu tidak aneh bila kemudian ada ungkapan bahwa orang Islam di negeri ini menjadi Islam hanya ketika shalat, hanya ketika haji dan umrah, hanya ketika berada di masjid, hanya ketika puasa, serta seterusnya.

Tak mengherankan, apabila kemudian banyak di antara kita yang telah melaksanakan haji dan umrah berkali-kali, yang korupsi tetap saja korupsi. Yang pejabat tetap saja tidak amanah dan jujur. Yang politisi tetap saja lebih mementingkan diri sendiri dan kelompoknya daripada kepentingan masyarakat banyak. Pendek kata, kemaksiatan dan kemungkaran masih saja merajalela di negeri berpenduduk mayoritas Muslim dan jumlah pendaftar haji selalu membludak, melebihi kuota yang telah ditetapkan.

Kini, Ramadhan sebentar lagi tiba. Ramadhan bisa kita jadikan sebagai sarana memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas kehidupan. Ramadhan sebagai sarana memperbanyak ibadah ritual, amal sosial, dan memperbaiki perilaku sehari-hari.

Hanya dengan itu, keberkahan Ramadhan bisa kita raih, dosa-dosa dapat diampuni, dan pahala dilipatgandakan. Selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan.

  1. Belum ada trackback.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.